Sabtu, 06 Desember 2014

Fatamorgana Senyum Mu

Andai aku dan kau tak pernah menjadi kita.
Pandangan itu tak berujung cinta.
Rentang waktu yg telah kita lalui bersama
tak menjadi rindu.
Dan andai segaris senyum di bibir mu tak menjadi candu.

Mungkin saat ini aku tak akan begitu sakit saat kau tak lagi bisa memberi senyum itu untuk ku,dan aku tak akan merasa ada sesuatu yg hilang di hidup ku.

Saat ini aku mencoba untuk menghapus fatamorgana senyum mu di benak ku
Tapi, entah mengapa aku selalu tidak kuasa untuk melakukan itu di saat aku haus akan indahnya senyum mu 

Malam yg sunyi selalu memutar kembali video kebersamaan kita,dan aku sebagai penonton yg baik selalu mengikuti alur ceritanya,berharap kau masih di sini dan ikut menonton semua kenangan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar